PROGRAM TA’AWUN SIRELA

Program Asuransi TAAWUN SIRELA merupakan pogram asuransi yang diperuntukkan bagi Anggota Simpanan dengan minimal Saldo sesuai ketentuan BMT BUS.

Program

Program Asuransi TAAWUN SIRELA merupakan pogram asuransi yang diperuntukkan bagi Anggota Simpanan dengan minimal Saldo sesuai ketentuan BMT BUS. Program ini sebagai sarana stimulasi bagi Anggota Simpanan (SIRELA) untuk senantiasa menjaga saldo minimal yang di persyaratkan untuk mendapatkan santunan ini.
Produk ini memberikan Manfaat Asuransi bila Peserta Yang Diasuransikan meninggal dunia baik karena sakit maupun karena kecelakaan di dalam Masa Perjanjian Asuransi.

Akad

Program Taawun Pembiayaan Mikro menggunakan Akad Tabarru’ dan Wakalah Bil Ujroh. Akad Tabarru’adalah akad hibah dalam bentuk pemberian dana dari Peserta kepada Dana Tabarru ’ untuk tujuan tolong menolong.
Akad Wakalah bil Ujrah adalah akad antara Peserta secara kolektif atau individu dengan Pengelola (Perusahaan Asuransi) dengan tujuan komersial yang memberikan kuasa kepada Pengelola sesuai kuasa atau wewenang yang diberikan, dengan imbalan berupa Ujrah .

Manfaat Asuransi

a. Apabila Peserta Yang Diasuransikan meninggal dunia bukan karena kecelakaan, maka ahliwaris akan mendapatkan Manfaat Asuransi sebesar Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah).

b. Apabila Peserta Yang Diasuransikan meninggal dunia karena kecelakaan, maka ahliwaris akan mendapatkan Manfaat Asuransi sebesar Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah).

Masa Perjanjian Asuransi

a. Masa perjanjian asuransi adalah selama peserta masih aktif terdaftar sebagai nasabah;

b. Perjanjian asuransi bagi setiap Peserta Yang Diasuransikan mulai berlaku sejak tanggal membuka tabungan;

c. Perjanjian asuransi Peserta berakhir sesuai dengan tanggal yang tercantum dalam Daftar Peserta lampiran Polis yang dikeluarkan oleh Pengelola Asuransi atau pada tanggal Peserta meninggal dunia atau pada tanggal pembiayaan Peserta telah lunas atau pada tanggal Pemegang Polis/ Peserta membatalkan perjanjian asuransi ini kejadian mana yang lebih dahulu terjadi.

Ketentuan Kepersertaan

a. Usia calon Peserta pada saat diajukan untuk menjadi Peserta minimal 20 (dua puluh) tahun dan maksimal adalah 85 (delapan puluh lima) tahun;

b. Pada saat didaftarkan, seorang calon Peserta Yang Diasuransikan tidak sedang menjalani rawat inap di rumah sakit/ klinik dalam rangka pengobatan atau perawatan dari suatu penyakit;

c. Perjanjian asuransi Peserta berlaku apabila telah mendapatkan akseptasi secara tertulis dari Pengelola Asuransi dan Kontribusi Peserta telah dibayarkan oleh Pemegang Polis.

Prosedur Pengajuan Kepsertaan Asuransi

Kepesertaan bersifat Automatic Cover ( AC ), pertanggungan otomatis.

a. Pemegang Polis wajib mengirimkan daftar calon peserta yang meliputi data :

1. Nama Lengkap calon Peserta ;
2. Usia/ Tanggal Lahir ;
3. Jenis Kelamin ;
4. Mulai Perjanjian Asuransi ;

b. Daftar calon peserta ini harus disertai dengan tanda tangan petugas pemegang polis yang ditunjuk dan distempel resmi pemegang polis.

Kontribusi Premi

a. Kontribusi Peserta dibayar dimuka secara sekaligus (tunggal) untuk selama Masa Perjanjian Asuransi;

b. Kontribusi per Bulan per Peserta untuk usia 20 tahun sd. 65 tahun adalah sebesar Rp. 1.000,- (seribu rupiah);

c. Kontribusi per Bulan per Peserta untuk usia 66 tahun sd. 85 tahun adalah sebesar Rp. 1.500,- (seribu lima ratus rupiah).

Proses Klaim

a. Waktu pelaporan klaim sementara paling lambat 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal kejadian;

b. Dokumen klaim lengkap diserahkan paling lambat 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal kejadian;

c. Dokumen klaim adalah sebagaimana yang tercantum dalam polis induk;

d. Klaim akan dibayarkan ke rekening sesuai yang tercantum pada dokumen pengajuan klaim selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah pengajuan klaim diterima dengan lengkap dan disetujui oleh Pengelola Asuransi.

Gugurnya Hak Klaim

Hak klaim menjadi gugur apabila memenuhi salah satu atau lebih kriteria sebagai berikut:

a. Peserta meninggal dunia yang diakibatkan oleh Kerugian yang tidak ditanggung (Pengecualian);

b. Pemegang Polis dan/ atau Peserta tidak memenuhi semua kewajiban dan ketentuan yang tercantum dalam Polis;

c. Pemegang Polis dan/ atau Peserta memberikan informasi yang tidak benar atau menyimpang atau menahan informasi yang sifatnya penting bagi Pengelola Asuransi dalam mengambil keputusan untuk menyetujui atau tidak permohonan asuransi calon Peserta.

Pengecualian

Manfaat Taawun (Santunan Meninggal Dunia) sebagaimana yang disebutkan di atas tidak diberikan apabila Anggota/Peserta meninggal dikarenakan hal-hal sebagai berikut :

  1. Pada saat akad pembiayaan dalam keadaan sakit atau sedang dalam perawatan atas suatu penyakit.
  2. Sebagai bentuk perbuatan atau percobaan bunuh diri, atau eksekusi hukuman mati oleh pengadilan.
  3. Perbuatan yang disengaja yang dilakukan oleh tertanggung atau orang yang berkepentingan dalam asuransi atau oleh orang yang ditunjuk.
  4. Sengaja memasuki daerah berbahaya, kecuali dalam meyelamatkan diri.
  5. Perbuatan kriminal atau melanggar hukum.
  6. Penyakit yang disebabkan baik langsung maupun tidak langsung oleh AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), ARC (AIDS Related Complex) atau infeksi yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Our Customers

"This Testimonial is under construction"

"This Testimonial is under construction"

"This Testimonial is under construction"

Put You & Your Family in Good Hands

Get In Touch

Silahakan isikan form di bawah ini untuk kemudian team kami akan segera menghubungi anda.