Asuransi Mu’awanah Siswa

adalah produk asuransi jiwa dan kecelakaan diri yang ditujukan untuk lembaga pendidikan yang bermaksud menyediakan santunan kepada para siswa/santri/mahasiswa beserta para staff Pengajar bila mengalami musibah yang mengakibatkan meninggal dunia baik karena kecelakaan maupun bukan karena kecelakaan, biaya pengobatan luka/ cedera akibat kecelakaan, cacat tetap total/ sebagian akibat kecelakaan dan santunan harian rawat inap di rumah sakit.

Pengelola Asuransi Mu’awanah Siswa ini adalah :

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia

Ketentuan Umum Asuransi Mu’awanah Siswa:

1. Pemegang Polis
: Sekolah/PT/Ponpes;
2. Peserta Yang Diasuransikan : Siswa/Mahasiswa/Santri beserta para
Dosen/Guru dan Staff ;
3. Mata Uang : Rupiah ( Rp. ) ;
4. Sistem Pembayaran Klaim : Reimbursement ;
5. Masa Asuransi : 24 jam sehari selama 1 ( satu ) tahun ;

6. Ketentuan Underwriting :

a. Batasan Usia Peserta Yang Diasuransikan :
– Siswa/ Santri/ Mahasiswa: Minimal peserta 3 tahun dan maksimal 25 tahun
– Staff Pengajar : Minimal 18 tahun hingga 55 tahun ;

b. Calon Peserta pada saat didaftarkan tidak sedang dirawat inap di Rumah Sakit dan aktif bekerja ( untuk dosen/ staff ) ;

7. Surplus Underwriting :

a.
Bila tidak terdapat klaim sampai dengan akhir masa perjanjian Pengelola Asuransi akan memberikan surplus underwriting sebesar 30 % (tiga puluh perseratus) dari surplus dana (bila ada) ;
b. Surplus underwriting ini akan diberikan kepada Pemegang Polis pada saat akhir masa
perjanjian.

Tabel Manfaat dan Kontribusi (Premi) Asuransi Mu’awanah Siswa :

Penjelasan Manfaat Asuransi :

1. Apabila Peserta Meninggal Dunia bukan Karena Kecelakaan ( sakit ) :

Maka ahli waris Peserta akan mendapatkan Manfaat Asuransi sebesar 100 % dari UangAsuransi sesuai dengan paket yang dipilih oleh Pemegang Polis/ Peserta;

2. Apabila Peserta Meninggal Dunia Karena Kecelakaan :

Maka ahli waris Peserta akan mendapatkan Manfaat Asuransi sebesar 100 % dari Uang Asuransi sesuai dengan paket yang dipilih oleh Pemegang Polis/ Peserta ;

3. Apabila Peserta Mengalami Cacat Tetap Total/ Sebagian Karena Kecelakaan :

a. Maka Peserta/ ahli waris Peserta akan mendapatkan Manfaat Asuransi sebesar % tase x Uang Asuransi sesuai dengan paket yang dipilih (tabel % tase Cacat Tetap terlampir). Maksimal santunan adalah 100 % dari Uang Asuransi sesuai dengan paket yang dipilih ;
b. Apabila Peserta telah menerima santunan Cacat Tetap Total kemudian akibat Kecelakaan yang sama itu Peserta meninggal dunia, maka hak atas santunan meninggal dunia akan diberikan setelah dikurangi dengan jumlah santunan Cacat Tetap Total yang telah dibayarkan ;
c. Jika santunan Cacat Tetap Total yang telah dibayar lebih besar atau sama besar daripada santunan meninggal dunia, maka Peserta tidak berhak atas santunan meninggal dunia.
d. Tabel Cacat Tetap :

i. Cacat Tetap Total :
– Kehilangan fungsi dari kedua tangan, kedua kaki, kedua mata, satu tangan dan satu kaki, satu tangan dan satu mata, satu kaki dan satu mata di bayarkan sebesar ……………………………………………..………..……….. 100% UA

ii. Cacat Tetap Seluruhnya :
Kehilangan fungsi dari:

– lengan kanan mulai dari bahu ………..……………………..…………70% UA
– lengan kiri mulai dari bahu …………………………..…………….…..56% UA
– tangan kanan mulai dari siku ……..…………………………………..65% UA
– tangan kiri mulai dari siku ……….……………………………..………52% UA
– tangan kanan mulai dari pergelangan ………………………………60% UA
– tangan kiri mulai dari pergelangan ………………………………….50% UA
– penglihatan sebelah mata ……………………….……..….…….…….50% UA
– pendengaran kedua belah telinga ……………………………….……50% UA
– pendengaran sebelah telinga ……………………….…….……………15% UA
– satu kaki ………………………………………………….…..…….…………50% UA
– jempol kanan ………………………………………………………….…….25% UA
– jempol kiri ……………………………………………….…………….……..20% UA
– jari telunjuk kanan ……………………………………….………………..15% UA
– jari telunjuk kiri …………………………………………..…………………12% UA
– jari kelingking kanan ………………………………………………………12% UA
– jari kelingking kiri ………………………………….……………..….……..7% UA
– jari tengah atau jari manis kanan …………………….……………….6% UA
– jari tengah atau jari manis kiri …………………….……………….. …5% UA

Ketentuan Tambahan

a. Dalam hal kehilangan sebagian dari salah satu anggota badan sebagaimana tersebut di atas, pembayaran jaminannya harus dikurangi secara proporsional, sedangkan dalam hal kehilangan dua atau lebih anggota badan bersama-sama pembayaran jaminannya tidak boleh melebihi jumlah yang ditentukan di atas atau tidak melebihi 100% dari Uang Asuransi.
b. Bagi mereka yang kidal, perkataan “kanan” dibaca “kiri” dan sebaliknya.

4. Apabila Peserta Mengalami Cedera / Luka Karena Kecelakaan :

a. Mendapatkan penggantian semua biaya pengobatan/perawatan luka/ cedera sebagai akibat dari suatu kecelakaan yang mengakibatkan cedera yang memerlukan perawatan oleh dokter dan tidak perlu dirawat inap di rumah sakit, sampai dengan batas maksimum sebesar Uang Asuransi sesuai dengan paket yang dipilih ;
b. Uang Asuransi yang tercantum dalam tabel Manfaat Asuransi adalah nilai penggantian maksimal per kejadian ;
c. Kecelakaan yang dapat di cover dalam produk ini maksimal 2 x kejadian dalam setahun ;
d. Penggantian akan diberikan dalam hal pembayaran atas biaya-biaya perawatan dan atau pengobatan yang dilakukan dalam usaha untuk penyembuhan atau pemulihan luka/ cidera yang diderita Peserta sebagai akibat langsung dari suatu Kecelakaan yang dijamin polis ;
e. Hak atas penggantian ini diberikan sesuai dengan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Peserta namun tidak melampaui Nilai Manfaat Asuransi yang tercantum didalam Tabel Manfaat Asuransi ;
f. Penggantian ini dibayarkan kepada Peserta berdasarkan kuitansi asli yang dikeluarkan oleh dokter yang melakukan perawatan atau pengobatan tersebut ;
g. Jaminan ini tidak berlaku bagi kuitansi yang dikeluarkan oleh pengobatan alternatif.

5. Apabila Peserta Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit baik karena sakit/ kecelakaan :

a. Mendapatkan santunan harian rawat inap sebesar nilai Uang Asuransi per hari sesuai dengan paket yang dipilih ;
b. Hari perawatan yang mendapatkan santunan harian rawat inap ini maksimal 7 (tujuh) hari perawatan selama Masa Asuransi ;
c. Berlaku ketentuan Masa Tunggu ( Waiting Period ) dengan ketentuan sebagai berikut :
 Karena Sakit (bukan karena kecelakaan) berlaku Masa Tunggu selama 7 (tujuh) hari sejak Tanggal Efektif Asuransi ;
 Karena Kecelakaan tidak berlaku Masa Tunggu ;
 Selama Masa Tunggu ini, jaminan Asuransi tidak berlaku.

 

Pengecualian

Jaminan-jaminan sebagaimana tersebut di atas tidak dapat dibayarkan apabila kecelakaan yang terjadi adalah sebagai akibat dari hal-hal tersebut dibawah ini:

a. Peserta menggunakan alkohol dan atau obat-obatan terlarang kecuali jika terbukti bahwa alkohol dan atau obat-obatan tersebut digunakan atas petunjuk dokter atau bukan dalam hubungan dengan upaya perawatan kecanduan obat ; atau

b. Sengaja menghadapi/memasuki bahaya-bahaya yang sebenarnya tidak perlu dilakukan (kecuali dalam mencoba menyelamatkan jiwa) ; atau

c. Setiap bentuk perbuatan atau percobaan bunuh diri ; atau

d. Terlibat/ikut dalam penerbangan selain pesawat penumpang komersial dengan jadwal penerbangan reguler ; atau

e. Balap mobil/sepeda motor, olah raga musim dingin (ski dan sejenisnya), mendaki gunung, olah raga di udara (terjun payung dan sejenisnya) ; atau

f. Melaksanakan medical check up yang bukan dari tindakan pengobatan ; atau g. Hamil, abortus atau melahirkan ; atau

h. Keracunan akibat makanan/minuman atau terhirup/tertelan unsur-unsur/zat-zat kimia ;

i. Perang, terorisme, SRCC, pembajakan, penculikan dan cidera/meninggal dalam melaksanakan tugas militer ;

Prosedur Pengajuan Kepesertaan Asuransi :

1. Calon Pemegang Polis wajib mengisi dan menandatangani formulir aplikasi pengajuan asuransi kumpulan yang disediakan oleh Pengelola Asuransi sebagai dasar penerbitan Polis Induk ;

2. Data kepesertaan dan Kontribusi (Premi) harus sudah diterima oleh Pengelola Asuransi maksimal 1 (satu) hari kalender sebelum tanggal mulai asuransi. Apabila pada tanggal mulai asuransi, data Peserta Yang Diasuransikan dan Kontribusi ( Premi ) belum diterima, maka akan berlaku ketentuan Subcjet to no claims sampai dengan tanggal diterimanya data kepesertaan dan Kontribusi ( Premi ) ;

3. Data yang perlu disampaikan dalam manifes meliputi data :

a. Nama Peserta Yang Diasuransikan ;
b. Jenis Kelamin ;
c. Tanggal lahir/ Usia ;
d. Kontribusi ( Premi ) ;
e. Tanggal mulai asuransi ( dd/ mm/ yyyy ) ;
f. Tanggal akhir asuransi ( dd/ mm/ yyyy ).

4. Atas dasar data peserta yang di terima dari Pemegang Polis, maka Pengelola Asuransi ( PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia ) akan menerbitkan daftar akseptasi Peserta Yang Diasuransikan dan mengirimkan kembali kepada Pemegang Polis selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja setelah tanggal penerimaan data peserta.

Prosedur Pengajuan Klaim Asuransi :

1. Laporan klaim atas kerugian ini harus sudah diterima oleh Pengelola Asuransi selambat- lambatnya 3 (tiga) hari sejak tanggal kejadian dan dokumen-dokumen klaim harus sudah diterima oleh Pengelola Asuransi selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal kejadian ;

2. Sistem pembayaran klaim akan dilakukan dengan cara reimbursement ;

3. Dokumen-dokumen yang harus dilengkapi saat Pengajuan Klaim :

a. Surat Pengantar Klaim dari pemegang polis ;
b. Formulir Klaim ( disediakan oleh Pengelola asuransi ) ;
c. Fotocopy kartu identitas peserta yang diasuransikan

4. Dokumen tambahan sesuai dengan jenis klaim :

a. Meninggal Dunia atau Cacat Tetap Total :
 Fotocopy surat keterangan Meninggal Dunia dari instansi yang berwenang (minimal setingkat kelurahan) atau dokter/ RS yang merawat ;
 Copy yang dilegalisir/Asli surat keterangan pemeriksaan dari dokter yang menjelaskan kondisi Cacat Tetap Total yang diderita ( untuk klaim cacat tetap total karena kecelakaan ) ;
 Surat keterangan kepolisian ( untuk sebab kecelakaan ).

b. Biaya Pengobatan Luka/ Cedera akibat Kecelakaan :
 Asli medical record beserta perkembangannya dari dokter yang merawat ;
 Asli rincian tagihan biaya pengobatan ;
 Asli kuitansi pembayaran tagihan ;
 Fotokopi keterangan tindakan operasi dan/atau tindakan medis lainnya, jika ada tindakan medis ;
 Surat keterangan kepolisian tentang kecelakaan.

c. Santunan Harian Rawat Inap :
 Asli medical record beserta perkembangannya dari dokter yang merawat ;
 Asli kuitansi pembayaran tagihan ;
 Fotokopi keterangan tindakan operasi dan/atau tindakan medis lainnya, jika ada tindakan medis ;

KEUNGGULAN MU’AWANAH SISWA

1. Perjanjian Asuransi ini berlaku selama 24 jam seluruh Indonesia,
2. Pengelolaan Asuransi berdasarkan shariah Compliance,
3. Potongan Kontribusi (Premi) sebesar 10% untuk Total Peserta lebih dari 100 orang,
4. Asuransi Tambahan Untuk Guru dan Staff, untuk setiap 25 orang siswa yang di asuransikan (berlaku kelipatan) akan mendapatkan asuransi Mu’awanah Siswa untuk satu orang Guru atau Staff,
5. Setiap Peserta akan mendapatkan Kartu Kepesertaan Asuransi Gratis.

KEMUDAHAN PELAYANAN KLAIM

1. Perawatan/Pengobatan bebas dilakukan di Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas Rawat Inap di seluruh Indonesia
2. Kwitansi Biaya Pengobatan dapat berupa foto copy berlegalisir dari Rumah Sakit/dokter yang merawat,

Our Customers

"This Testimonial is under construction"

"This Testimonial is under construction"

"This Testimonial is under construction"

Put You & Your Family in Good Hands

Get In Touch

Silahakan isikan form di bawah ini untuk kemudian team kami akan segera menghubungi anda.